<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6293370695209965725</id><updated>2011-10-16T20:01:25.437-07:00</updated><title type='text'>Renny Semangat</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rennysemangat.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6293370695209965725/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennysemangat.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Renny Semangat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14464572998425189440</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-3VQhXkbnvdY/TnBV1b16F6I/AAAAAAAAAAU/C1l3NSWmO1Q/s220/CantiQ%2528117%2529.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6293370695209965725.post-5050038402770050633</id><published>2011-08-20T17:36:00.003-07:00</published><updated>2011-08-20T17:36:07.579-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>				HARAPAN BUMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumiku hidup di penghujung akhir kekacauan peradaban&lt;br /&gt;Terancam menghilang di tangan serakah manusia&lt;br /&gt;Menangis di sela-sela kerasnya hati para khalifah pecundang&lt;br /&gt;Meronta di antara ketidakpedulian para pengkhianat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kesucian terciptanya bumi telah ternoda oleh nafsu yang tak ada batas&lt;br /&gt;Kekayaannya telah menjadi bumerang bagi dirinya sendiri&lt;br /&gt;Bumi mencoba menjerit, namun pecundang-pecundang itu terlalu naif untuk mendengarnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumiku, telah terlalu lama engkau berdiri menopang hidupnya anak manusia&lt;br /&gt;Anak manusia yang belajar melupakan semua yang kau berikan&lt;br /&gt;Menghilangkan jejak kemurahan hatimu akan kekayaan yang ada&lt;br /&gt;Menguras apa yang ada, membuat keseimbanganmu menjadi goyah tanpa tempat berpijak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumiku, tak banyak yang kau inginkan&lt;br /&gt;Tak banyak yang kau harapakan&lt;br /&gt;Hanya saja manusia tak pernah mencoba merasa di antara kesedihanmu&lt;br /&gt;Manusia terlalu sibuk akan keserakahan dirinya&lt;br /&gt;Terlalu naif untuk menjadi makhluk yang tahu kata terima kasih untukmu&lt;br /&gt;Kini bumiku telah tenggelam dari segarnya nafas pagi yang indah&lt;br /&gt;Telah menyambut kita dengan hantaman air yang marah karena kesakitan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumiku, kini engkau telah hanyut dari keakraban alam&lt;br /&gt;Terdiam dalam kesunyian yang menyedihkan&lt;br /&gt;Tak ada yang mencoba merasa sakitnya dirimu dikhianati oleh mereka yang telah kau berikan segalanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai khalifah yang telah diutus Yang Maha Kuasa&lt;br /&gt;Rasakanlah denyut bumi ini yang kian melemah&lt;br /&gt;Bangkitkanlah rasa sayangmu terhadap kelestarianya&lt;br /&gt;Belajarlah menyayangi tanah yang kau pijak&lt;br /&gt;Hiduplah dengan bumi seramah bumi tersenyum terhadapmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai anak manusia...&lt;br /&gt;Bangunlah dari mimpi-mimpimu yang kacau&lt;br /&gt;Cobalah dengar harapan hati bumi&lt;br /&gt;Karena bumi tak punya segudang harapan selayaknya segunung harapan kita dengannya&lt;br /&gt;Bumi hanya berharap...&lt;br /&gt;Jiwa-jiwa yang hidup di hati kita mau berbagi kebaikan&lt;br /&gt;Bumi berharap...&lt;br /&gt;Para khalifah di dunia ini mempunyai tangan dan hati sehangat mentari&lt;br /&gt;Agar rerumputan , kicauan burung, gemericik air, dan semilir angin dapat kembali melantun merdu dihari-hari yang indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah hayati apa yang telah kau kuras dari bumi&lt;br /&gt;Renungkanlah kegoyahan bumi akhir-akhir ini&lt;br /&gt;Karena peradaban yang kau ciptakan telah menghancurkan induk semang kita yang selama ini memberikan kemewahan berlimpah&lt;br /&gt;Buatlah hatimu yang kian mengeras itu melebur bersama aliran sungai&lt;br /&gt;Agar kau dapat melihat apa yang terjadi di hati para pepohonan&lt;br /&gt;Agar kau dapat mendengar tangisan, rintihan, dan ceracau para burung yang telah kau buat kehilangan tempat untuk bermain bersama keluarganya&lt;br /&gt; Sadarilah...&lt;br /&gt;Dan dengarlah...&lt;br /&gt;Bumi mencoba kembali tersenyum denganmu yang mau belajar tersenyum dengannya&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6293370695209965725-5050038402770050633?l=rennysemangat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennysemangat.blogspot.com/feeds/5050038402770050633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rennysemangat.blogspot.com/2011/08/harapan-bumi-bumiku-hidup-di-penghujung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6293370695209965725/posts/default/5050038402770050633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6293370695209965725/posts/default/5050038402770050633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennysemangat.blogspot.com/2011/08/harapan-bumi-bumiku-hidup-di-penghujung.html' title=''/><author><name>Renny Semangat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14464572998425189440</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-3VQhXkbnvdY/TnBV1b16F6I/AAAAAAAAAAU/C1l3NSWmO1Q/s220/CantiQ%2528117%2529.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6293370695209965725.post-2020919548445623170</id><published>2011-08-20T17:30:00.001-07:00</published><updated>2011-08-20T17:30:43.783-07:00</updated><title type='text'>puisi " KEKACAUAN"</title><content type='html'>KEKACAUAN&lt;br /&gt;Senandung sunyi mewarnai pagi yang mendung&lt;br /&gt;Sapa embun pagi kian menghilang&lt;br /&gt;Kutatap detak jantung kehidupan bumi&lt;br /&gt;Nyala dalam ketidakteraturan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kokok ayam pagi tak berbeda dengan kokok ayam petang&lt;br /&gt;Semuanya seakan lupa batas-batas waktu yang lazim&lt;br /&gt;Seakan bumi tak pernah kenal waktu untuk mengingat-Nya kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati telah berlapis baja..&lt;br /&gt;Dibiarkan kembali dalam kesuraman&lt;br /&gt;Walaupun telah datang wasiat pelita,&lt;br /&gt;Namun telinga hatinya telah musnah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syair-syair nyanyian syetan lebih menyanjung merdu di telinga batin mereka&lt;br /&gt;Tinggalah sayup-sayup panggilan Tuhannya kian menghilang&lt;br /&gt;Kini jelaslah sekarang, padang kegersangan iman itu telah dilupakan hujannya&lt;br /&gt;Angin panas terus merobohkan iman yang semakin melayu ditengah kegelapan...&lt;br /&gt;Milinium telah menyulapnya menjadi segumpal daging hitam yang semakin hari semakin membusuk&lt;br /&gt;Tak ada lagi perbedaan hitam dan putih, semuanya dianggap sama dalam pandangan kekufuran iman&lt;br /&gt;Kesamaran batas-batas haq dan batil kian melemah&lt;br /&gt;Wasiat yang telah ada tak pernah lagi dijadikan obat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kilauan dunia telah membuat buta akan segalanya&lt;br /&gt;Arti kedamaian jiwa sudah tak dimengerti lagi&lt;br /&gt;Kepuasan  fanalah yang telah membunuhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi kembali menjadi gelap dan suram yang bodoh&lt;br /&gt;Rintihan iman tak lagi sunyi&lt;br /&gt;Nyala nafsu yang tak ada batas lagi meranggas&lt;br /&gt;Menggerogoti jiwa-jiwa lemah..&lt;br /&gt;Ku bertanya dalam diam,&lt;br /&gt;Apakah semuanya akan berhenti disini?&lt;br /&gt;Apakah pintu keindahan di alam sana telah menutup?&lt;br /&gt;Tangisku memilu di sekeliling kematian hati yang semakin tak disadari.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6293370695209965725-2020919548445623170?l=rennysemangat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennysemangat.blogspot.com/feeds/2020919548445623170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rennysemangat.blogspot.com/2011/08/puisi-kekacauan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6293370695209965725/posts/default/2020919548445623170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6293370695209965725/posts/default/2020919548445623170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennysemangat.blogspot.com/2011/08/puisi-kekacauan.html' title='puisi &quot; KEKACAUAN&quot;'/><author><name>Renny Semangat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14464572998425189440</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-3VQhXkbnvdY/TnBV1b16F6I/AAAAAAAAAAU/C1l3NSWmO1Q/s220/CantiQ%2528117%2529.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6293370695209965725.post-5863029668070768810</id><published>2011-08-20T17:27:00.000-07:00</published><updated>2011-08-20T17:27:12.636-07:00</updated><title type='text'>puisi harapan</title><content type='html'>Segudang harapanku ingin mencapai bintang di angkasa raya&lt;br /&gt;Menimbunnya dalam pundi-pundi anganku&lt;br /&gt;Seiring waktu,ku sering bertanya&lt;br /&gt;Dapatkah bintang itu menjadi sebuah kenyataan?&lt;br /&gt;Bukan sekedar fatamorgana yang menghibur hati pengelana kehausan&lt;br /&gt;Andai angin yang beramburan ini dapat membawaku menuju impianku, ku ingin diriku seringan kapas&lt;br /&gt;Andai semuanya dapat aku tulis di lembar kenyataan, kuingin ku jadi seorang penulis kenyataan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimpi itu begitu indah, namun bisa begitu menyakitkan jika kita terjatuh dari mimpi-mimpi itu..&lt;br /&gt;Terbang bersama khayalan mimpi adalah hal yang paling membahagiakan&lt;br /&gt;Namun saat rintangan mulai menghadang, semuanya terasa seperti sembilu yang begitu tajam , mematahkan semua tungkai-tungkai harapan&lt;br /&gt;Andai bukanlah sebuah andai..&lt;br /&gt;Rasanya bumi ini milik seorang&lt;br /&gt;Semoga mimpiku dapat kupetik di antara bintang malam&lt;br /&gt;Walau badai menungguku di bawah sana kku kan  tetap berusaha terbang buat menggapai semuanya..&lt;br /&gt;Kalaupun ku terjatuh,,setidaknya aku pernah mencobanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6293370695209965725-5863029668070768810?l=rennysemangat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rennysemangat.blogspot.com/feeds/5863029668070768810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rennysemangat.blogspot.com/2011/08/puisi-harapan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6293370695209965725/posts/default/5863029668070768810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6293370695209965725/posts/default/5863029668070768810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rennysemangat.blogspot.com/2011/08/puisi-harapan.html' title='puisi harapan'/><author><name>Renny Semangat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14464572998425189440</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/-3VQhXkbnvdY/TnBV1b16F6I/AAAAAAAAAAU/C1l3NSWmO1Q/s220/CantiQ%2528117%2529.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
